Sudah Bolehkah Ibu Mengajak Bayi Jalan Ke Luar Rumah?

Bayi Diajak ke Luar Rumah
www.ibudanbalita.com

Sebenarnya kapanĀ ibu boleh mengajak bayi ke luarĀ rumah? boleh-boleh saja sejak ia masih bayi, ibu mengajak si kecil ke luar rumah. Hanya saja, ada beberapa hal yang dikhawatirkan terjadi. Dan inilah yang membuat banyak orang tua tidak berani membawa si kecil jalan-jalan di luar rumah.

Meskipun demikian, bukan berarti ibu tidak boleh mengajak si kecil ke luar rumah. Pada intinya, ibu harus tahu apa saja yang harus ibu lakukan.

Yang Dikhawatirkan Terjadi Saat Mengajak Bayi Keluar Rumah

Ada dua hal yang harus menjadi concern ketika ibu ingin membawa bayi jalan-jalan ke luar rumah.

Yang pertama adalah cuaca. Ada satu pertanyaan kenapa bayi premature harus ditempatkan pada ruang dan tabung tertentu. Hal ini disebabkan tabung memiliki suhu yang diatur sesuai dengan suhu di dalam rahim. Bayi tidak akan bisa berkembang dan bahkan tidak bisa survive jika suhu tidak sesuai.

Begitu pula yang terjadi pada bayi normal. Hanya saja kondisinya sedikit berbeda. Memang bayi mengalami suasana dengan cuaca yang berbeda. Di dalam rahim, ia merasa sangat hangat. Berbeda ketika bayi sudah dilahirkan ke dunia. Udaranya lebih dingin. Inilah mengapa bayi harus memakai pakaian yang bisa menghangatkan tubuh.

Dari penjelasan tersebut, ibu sudah punya bayangan apa yang harus dilakukan, bukan? Jika ibu mengajak bayi ke luar, sebaiknya pastikan ibu pakaikan baju yang hangat. Jika perlu, gunakan selimut untuk melindungi tubuh si kecil dari terpaan angin.

Hal kedua yang harus mendapatkan perhatian adalah goncangan. Jika hanya untuk jalan-jalan ke lokasi yang dekat dengan rumah, Anda bisa langsung menggendong si kecil. Atau gunakan kereta dorong untuk lebih mempermudah.

Yang menjadi masalah adalah ketika ibu mengajak bayi ke luar menggunakan kendaraan bermotor. Sebaiknya ibu menggunakan kendaraan yang tidak membuat si kecil terguncang keras. Ibu harus tahu tulang dan persendian si kecil belum benar-benar kuat. Getaran atau goncangan bisa membuat si kecil merasa sakit pada bagian tulang, terutama persendian.

Inilah yang menjadi penyebab kenapa kebanyakan bayi setelah diajak perjalanan jauh sering menangis. Ia merasakan kesakitan dan hal tersebut ia ungkapkan dengan tangisan saja.

Sebaiknya ibu gunakan mobil dan hati-hatilah dalam berkendara. Tempatkan si kecil di bangku tengah yang tidak langsung berada di atas roda. Hal tersebut akan meminimalisir guncangan. Gunakan kasur kecil sebagai tambahan di bagian bawah akan semakin membuat si kecil nyaman selama perjalanan dan semakin mengurangi guncangan di dalam mobil.

Pentingnya Mengajak Bayi Keluar Rumah

Sebenarnya bagus sekali jika ibu meluangkan waktu untuk mengajak bayi ke luar rumah. Salah satu manfaatnya adalah agar bayi lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan, tidak hanya lingkungan di dalam rumah, tapi juga lingkungan di luar rumah.

Lebih dari itu, bayi juga bisa berinteraksi dengan orang lain. Mengenalkan kepada orang lain akan membuat bayi lebih mudah untuk berkenalan dengan orang lain. Jadi, pada perkemabangannya nanti, ia tidak takut untuk bertemu orang lain.

Perkembangan inilah yang sangat penting. Banyak bayi dan balita yang justru takut berkenalan dengan orang lain lantaran orang tuanya tidak mengenalkan dari awal. Padahal, para pakar perkembangan bayi dan balita di www.ibudanbalita.com sangat mengajurkan untuk mengoptimalkan perkembangan sosialnya.

Lebih dari itu, mengajak si kecil jalan-jalan ke luar akan membuatnya terhindar dari stress. Ibu harus tahu bayi juga bisa stress lho. Ini yang harus ibu antisipasi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *