Susu Ibu Hamil Rasa Coklat, Anugrah atau Bencana?

susu ibu hamil rasa coklat
www.ibudanbalita.com

Coklat, salah satu makanan yang anehnya dipuja banyak perempuan. Bahkan di hari valentine atau kasih sayang sekalipun, pasangan berharap mendapat coklat. Stock cokelat bisa jadi meningkat di lemari kala bunda hamil. Wajar saja, cokelat punya kemampuan melepas endorphin, senyawa yang buat otak merasa bahagia mendadak. Pertanyaannya apakah susu ibu hamil rasa coklat punya reputasi yang sama?

Masalah susu, orang biasanya memilih susu vanilla dengan alasan lebih natural. Padahal, kalau ditilik lebih lanjut, produk kemasan dengan rasa apapun punya kualitas yang nyaris serupa. Tentu memilih rasa apapun tidak terlalu berpengaruh, dengan harga yang serupa pula. Namun dari segala rasa, ternyata kelebihan susu coklat layak ditinjau kala belanja nanti.

Susu coklat sering dituduh biang kerok berat badan naik. Agak kasihan memang, tapi begitulah kenyataannya. Berhubung cita rasa susu coklat pastinya berasal dari coklat yang sama, memang tidak salah kalau jadi tersangka utama. Prasangka buruk satu ini tidak bisa dibilang salah juga, toh memang begitu kenyataannya.

Kalori merupakan tolak ukur kualitas makanan. Semakin besar, maka semakin banyak pula penambahan berat badan, dengan syarat dan ketentuan. Kalori diciptakan sebagai bahan bakar tubuh, jelas, tanpa kalori tubuh tidak mampu bekerja dengan baik. Tubuh tambah gemuk, bukan karena makanan berkalori tinggi melainkan bahan bakar yang terbuang sia-sia. Olahraga yang tepat kemungkinan besar menurunkan resiko kegendutan pada siapa saja.

Cokelat hangat saja setidaknya mengandung dua ratus kalori, tergantung pula dari jumlah gula yang digunakan. Takaran serupa bisa terjadi pada susu coklat kemasan yang dijual di pasaran. Apakah ini artinya susu coklat di masa mengandung tergolong buruk? Tahan, jangan langsung mengambil kesimpulan sembarangan. Ingat kembali, makanan berkalori belum tentu buruk.

Biji kokoa, cikal bakal cokelat memang punya lapisan lemak, bahkan cokelat putih telah diakui seratus persen coklat. Kendati demikian, tidak semua lemak serupa, layaknya manusia ada lemak jahat dan lemak baik. Saturated fat tergolong lemak baik, dimana lemak satu ini bisa dicerna oleh tubuh dan mudah dibakar, sedangkan ‘saudara’ saturated fat disebut pula unsaturated fat. Lain dengan saturated fat, unsaturated fat tergolong jahat, dimana lemak satu ini sulit untuk dicerna dan sumber gendut.

Cokelat, sebagai makanan penuh cinta tidak tega memberikan gizi yang buruk sehingga tentu saja hanya ada kandungan saturated fat di dalamnya. Untuk lebih jelas, bunda bisa langsung cek kandungan lemak pada bagian informasi nutrisi produk yang akan dibeli.

Alasan kedua kenapa orang ragu membeli susu coklat, adalah kandungan kafein. Walaupun susu coklat merupakan olahan lanjutan dari coklat, tidak banyak yang mau ambil resiko. Penelitian menunjukkan standard kafein kala mengandung hanya sebesar dua ratus gram, lebih dari itu, janin bisa terkena kondisi mengancam nyawa.

Tidak ada yang salah dengan kafein dalam coklat. Dibanding jenis minuman lain, coklat murni saja tidak mengandung kafein dalam taraf tinggi, apalagi kalau sudah dicampur susu coklat ibu hamil. Problematika utama justu terletak pada minuman lain yang dikonsumsi setelah coklat. Kopi, soda, dan teh merupakan 3 jenis minuman umum dengan kandungan kafein yang tidak tanggung. Lain kali, sebelum menyalahkan coklat, ada baiknya rutinitas minum diperiksa kembali.

Semua hal diciptakan oleh tuhan untuk kebutuhan manusia. Tentu saja, sejelek apapun ciptaanNya pasti punya manfaat tersendiri. Babi yang tergolong hewan yang sekilas jijik ternyata menyimpan potensi untuk dijadikan karakter lucu. Apalagi cokelat, yang tergolong makanan sehat pasti memiliki manfaat tersendiri. Tinggal bagaimana mampu eksplorisasi manfaat-manfaat itu sendiri.

Biji coklat yang rasanya pahit, dan hambar saja diburu banyak orang. Padahal kalau lidah bisa ngomong dan punya hak mengundurkan diri, mungkin akan dilakukan, apalagi kalau selera individu tidak cocok. Harga biji coklat juga terbilang tidak murah, namun uniknya ada saja konsumen yang rela merogoh kocek dalam. Dari penuturan tersebut mungkin bunda ingin berpikir ulang mengenai cap jelek coklat.

 Alasan utama biji coklat begitu diincar, tak lain dan tak bukan adalah antioksidan. Tidak banyak orang yang tahu, mengenai antioksidan secara keseluruhan. Kemampuan antioksidan paling utama adalah membangun pertahanan tubuh, maka dari itu badan terasa segar begitu mendapat asupan antioksidan. Kesan coklat yang mahal langsung terasa murah bila dijajarkan dengan manfaat yang ditawarkan.

Yang muda, yang lebih cantik, anggapan inilah yang acapkali menghantui wanita. Tak perlu menggerutu dengan kondisi sosial saat ini, bahkan dari jaman kerajaan dulu, semua orang menyenangi perempuan muda dari segi fisik. Inilah kenapa perawatan yang bertujuan memudakan diri begitu diincar, dan kenapa pula antioksidan sangat penting. Putri dinasti Cina bahkan konsumsi antioksidan dengan sengaja supaya kulit lebih kenyal nan awet muda.

Bunda yang sudah menemukan pasanagan yang mencintainya sehidup semati mungkin merasa tidak butuh kemudaan untuk menarik kaum adam. Tapi, ada aspek-aspek penting layak untuk diincar kalau sudah menyangkut kehamilan. Tulang, misalkan. Fondasi tubuh mau tidak mau ditekankan pada tulang, sehingga bisa dibilang tulang sangat penting terutama kala mengandung janin.

Kalsium, sebagai pembentuk tulang, menjadi elemen yang sangat perlu diperhatikan. Jangan sampai kekurangan karena janin yang kekurangan kalsium untuk pertumbuhannya secara otomatis mengambil jatah bunda. Untung saja, susu ibu hamil rasa coklat tidak hanya nikmat akan tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan janin dan ibu.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *