Tahapan Melatih Bayi Tengkurap Untuk Ibu Praktekkan

Perkembangan Bayi 11 Bulan
mybaby.co.id

Melatih bayi tengkurap tidaklah sulit, tapi ibu harus hati-hati dalam melatihnya. Ibu memang harus memberikan perhatian penuh pada si kecil. Jika tidak, resiko kematian bayi bisa memberikan penyesalan yang tak berujung.

Tengkurap merupakan posisi dimana bagian perut menjadi tumpuan tubuh di bagian bawah. Posisi ini menandai kemampuan motorik bayi yang sudah mulai berkembang. Dan ini menjadi langkah awal dimana bayi akan mulai tumbuh sempurna.

Perjalanan awal bayi adalah bisa tengkurap. Selang beberapa minggu, bayi sudah bisa duduk, merangkak, sampai berdiri. Kemampuan ini yang dirasa cepat membuat orang tua sangat bahagia.

Kapan Waktunya Bayi Bisa Tengkurap?

Melatih si kecil tengkurap tidak akan pernah memberikan hasil sempurna jika bayi belum sampai waktunya. Ibu harus menyadarinya. Jangan sampai terkesan memaksa bayi untuk melakukannya.

Normalnya, bayi bisa di posisi tersebut dengan sendirinya. Hanya saja, waktunya saja yang akan berbeda. Malahan, kadang ada bayi yang seumuran namun belum mampu melakukan hal yang sama, yaitu tengkurap.

Kalau seperti ini, butuh stimulasi khusus untuk mendorong anak agar mau tengkurap. Stimulasinya bisa dilakukan ketika bayi sudah mencapai usia 3 bulanan ke atas. Jika belum sampai, biarkan bayi seperti biasanya.

Bayi usia 3 bulan dirasa cukup untuk memastikan tubuh bayi lebih kuat. Kekuatan tubuhnya akan menjadi tumpuan dimana bayi sudah mampu menahan beban tubuhnya sendiri. Contohnya adalah bisa tengkurap.

Pada beberapa kasus, bayi terkadang sudah bisa melakukannya di usia 2 bulanan. Tetapi, ini tidak banyak dijumpai oleh sebagian besar ibu. Sementara lumrahnya, bayi dapat memposisikan diri untuk tengkurap bila sudah mencapai usia 3-4 bulanan.

Hal ini bisa dilihat dari prilaku bayi. Bayi sudah bisa miring sendiri, mulai ingin meraih sesuatu dan menggenggam tangannya dengan kuat. Malahan, bayi sudah sangat aktif untuk bergerak ke kanan dan ke kiri.

Kondisi Tengkurap Bayi Yang Harus Diperhatikan Ibu

Cara melatih bayi untuk tengkurap biasanya ditempuh ibu ketika bayi sudah berusia cukup. Yaitu, bila bayi sudah berusia 3 bulanan lebih.

Ketika melatihnya, ibu memang perlu memperhatikan kondisi bayinya. Kejelian ibu menentukan kesehatan bayi. Makanya, wajib bagi ibu untuk terus memperhatikan, bukan membiarkannya.

Setelah memasuki usia 3 bulanan, kadang ibu akan melihat bayi tengkurap sendiri. Sebenarnya ini harus dicermati dengan benar. Kecermatan ini meliputi durasi tengkurap bayi.

Durasi untuk posisi tersebut sebenarnya tidak lama. Jika bayi melakukannya terlalu lama, ibu perlu lebih jeli melihat bayinya. Jangan sampai posisi tersebut malah membuat masalah.

Dicontohkan bila bayi sudah pandai tengkurap di usia tersebut. Bayi sebenarnya masih belum stabil berada di posisi itu. Lantas ibu membiarkannya sampai bayi ketiduran dalam posisi tersebut.

Keadaan ini sangat memprihatinkan. Karena, sikap tengkurap bayi tersebut bukanlah sikap yang tepat. Durasi lama ini malah bisa mengancam jiwa bayi. Istilah medisnya disebut dengan suddent death infant syndrome.

Ini merupakan kasus dimana bayi meninggal dunia dalam posisi tengkurap. Biasanya, ini diawali dengan terlelapnya bayi dalam posisi tengkurap. Pada posisi tersebut, bayi akan susah bernafas sehingga bayi meninggal dunia.

Sadar akan hal ini, ibu sebaiknya tidak membiarkan bayi dalam posisi tengkurap saat tidur. Berikan pengawasan eksta untuk bayi Anda. Karena ini berhubungan dengan kesehatan sekaligus jiwa buah hati Anda.

Tahapan Dalam Melatih Bayi Untuk Tengkurap

Memasuki usia 3 bulan ke atas, ibu bisa mencoba untuk mengajari bayi tengkurap sendiri. Cara melatihnya tidaklah sulit. Mulailah dengan tahapan sederhana, kemudian tingkatkan bila bayi sudah terbiasa. Seperti apa tahapannya?

  • Posisikan bayi dalam keadaan tengkurap

Tahapan pertama adalah membantu bayi agar bisa berada di posisi tengkurap. Di sini, ibu bisa menstimulasinya dengan memposisikan bayi secara tengkurap di atas tubuh ibu. Pastikan, posisi ibu terlentang.

Posisi ini membuat bayi seakan merangkak. Ada kontak mata antara ibu dan bayi. Ini membuat bayi lebih nyaman.

Selain itu, ibu juga bisa menengkurapkan bayi di atas bayi. Biarkan kepalanya agak menggantung. Tapi, pastikan ibu tetap menyangga kepalanya secara lembut.

  • Atur durasi posisi tengkurap

Tahapan untuk mengajari bayi usia 3 bulan tengkurap akan berjalan optimal jika ibu mengatur waktunya. Durasi waktu pelatihannya dilakukan secara bertahap. Artinya, ibu tidak boleh membiarkannya dalam waktu yang lama.

Ingat, bayi baru belajar untuk tengkurap. Durasi waktu pertama kali melakukannya bisa diatur sekitar 3 menitan. Lakukan hal ini 3 kali dalam sehari.

Ketika bayi sudah terbiasa, ibu bisa meningkatkan lamanya waktu tengkurap. Misalnya meningkatkannya menjadi 10 menitan dan seterusnya. Ini dilakukan untuk membiasakan bayi dalam menopang tubuh, atau melatih otot-ototnya agar menjadi lebih kuat.

  • Gulingkah tubuhnya ke posisi terlentang

Kiat mengajari bayi tengkurap bisa ditingkatkan kembali. Tahapan ini akan menentukan peningkatan kemampuan si kecil. Caranya adalah membalikkan posisi tengkurap pada posisi terlentang.

Saat bayi sudah bisa tengkurap dalam waktu yang lama, cobalah untuk menggulingkannya. Ketika bayi sudah merasa lebih nyaman dengan posisi tengkurap, biasanya bayi akan mulai mengejar posisi tengkurap kembali.

Dengan kata lain, cara tersebut dilakukan untuk membuat bayi mau melakukannya sendiri. Bayi  akan mengerahkan kekuatannya untuk berada di posisi tengkurap. Lambat laun, bayi akan mampu sendiri.

  • Berikan mainan di kiri kanannya

Saat berada di posisi tengkurap, ibu bisa memberikan mainan di sekitarnya. Tujuannya supaya bayi mau meraihnya. Alhasil, bayi mulai merangkak.

Kesimpulannya, bayi merangkak sendiri tidak bisa dilakukan secara instan. Butuh proses dan waktu yang cukup lama. Oleh karenanya, ibu perlu bersabar ketika melatih bayi tengkurap di tiap waktunya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *