Tak Perlu Repot Mengatasi Demam Pada Bayi

Demam Berdarah, penyakit balita
www.friso.co.id

Sebenarnya tidak masalah jika ibu mengatasi demam pada bayi dengan menggunakan obat. Ini hal yang diperbolehkan oleh bidan atau dokter bayi. Bahkan, mereka sering memberikan obat penurun panas setiap kali bayi mendapatkan suntikan vaksinasi atau imunasasi. Hal tersebut disebabkan demam sering muncul sebagai efek samping setelah imunisasi. Dan mereka memberikan obat penurun panas jika bayi mengalami demam di malam harinya.

Namun, bagaimana pun juga, sebaiknya ibu tidak memberikan obat-obatan kimiawi ketika si kecil sedang mengalami demam. Toh masih ada cara lain yang bisa ditempuh untuk mengatasi suhu badan tinggi pada bayi.

ASI Obat Penurun Panas Paling Manjur

Tidak ada obat yang paling bagus selain ASI. Ini tidak hanya sebagai makanan untuk bayi saja, tapi juga sebagai obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit, tak terkecuali demam.

ASI mengandung antibodi yang begitu banyak. Antibodi inilah yang akan membuat tubuh bayi lebih kuat terhadap serangan bakteri atau virus yang menyebabkannya demam.

Pada dasarnya, naiknya suhu tubuh bayi menunjukkan tubuh bayi melakukan langkah defensive terhadap serangan bakteri atau virus. Sayangnya, keadaan sistem kekebalan tubuh yang tidak begitu kuat sehingga membuat bayi demam. Oleh sebab itu, cara yang paling tepat adalah memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dan ini bisa ibu lakukan dengan memberikan ASI lebih banyak dan lebih sering.

Untuk bayi usia di atas 6 bulan, ibu bisa menambahkan makanan yang lain. Karena ia sudah diperbolehkan mengkonsumsi MPASI (makanan pendamping ASI), ibu bisa buatkan kaldu ayam. Ini akan sangat membantu untuk membuat sistem kekebalan tubuh semakin kuat.

Selain itu, penting juga bagi ibu untuk membuatkan minuman yang bergizi. Contohnya saja minumam berupa jus. Jangan sampai bayi demam sehingga tubuh kekurangan cairan. Akhirnya tubuh si kecil mengalami dehidrasi. Dengan memberikan minuman yang lebih banyak, maka dehidrasi bisa dihindari. Demam bisa lebih cepat diatasi.

Jangan Sering Di Dalam Kamar

Banyak orang tua yang tidak mau membawa keluar bayi mereka ketika sedang demam. Alasannya sama. Mereka merasa udara di luar bisa membuat demam tidak kunjung sembuh.

Padahal, mengurung bayi di dalam kamar bukan cara yang tepat. Apalagi jika kamar tidak memiliki sirkulasi udara yang bagus. Bisa saja suhu tubuh anak semakin tinggi.

Kalaupun ibu terus merawat bayi di dalam rumah, pastikan kamar yang ibu gunakan memiliki sirkulasi yang bagus. Sesekali ibu bisa bawa keluar si kecil, terutama di pagi hari agar ia mendapatkan sinar matahari pagi.

Memakaikan Baju Tipis

Sebenarnya, demam itu proses di mana tubuh mengalami evaporasi. Suhu panas keluar melalui pori-pori kulit. Semakin lancar suhu tersebut keluar, maka semakin cepat pula deman akan segera sembuh.

Oleh sebab itu, jangan halangan proses tersebut dengan memakaikan pakaian yang terlalu tebal. Pilih pakaian yang lembut dan tipis ketika bayi mengalami demam.

Mandikan

Banyak yang salah kaprah mengenai hal ini. Ibu tidak berani jika harus memandikan bayi yang sedang demam. Alasannya, mereka khawatir bayi menggigil.

Tentu saja ibu harus memandikan dengan air hangat agar ia tidak menggigil. Memandikan bayi dengan air hangat bisa mempercepat proses keluarnya suhu tubuh yang panas ke luar tubuh.

Jika ibu tidak berani, ibu bisa menggunakan waslap dan membasuh seluruh tubuh si kecil dengan kain yang sudah dibasahi dengan air hangat. Ini jug acara yang tepat untuk mengatasi demam pada bayi.

Memberikan Susu

Semua hal yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh itu perlu dilakukan ketika bayi demam. Tak terkecuali memberikan susu. Hanya saja, jika anak ibu masih di bawah 1 tahun, sebaiknya jangan. Ibu bisa ganti dengan air putih atau jus buah ketika usianya di atas 6 bulan namun masih di bawah 1 tahun. Jika usianya 1 tahun, ibu bisa berikan susu balita terbaik Frisian Flag Jelajah yang mengandung semua nutrisi yang baik untuk memperkuat sistem kekebalan tubuhnya.

Ada waktunya di mana ibu harus memberikan obat penurun panas. Para ahli kesehatan anak menyarankan agar obat penurun panas diberikan ketika suhu tubuh si kecil mencapai 38 derajat Celsius.

Mengenai obat apa yang bisa ibu berikan, sebaiknya ibu konsultasikan dengan dokter anak. Ibu bisa konsultasi secara langsung atau online di www.ibudanbalita.com.

Di situs tersebut, ada juga forum ibu dan balita. Di sana, banyak sekali orang yang saling berbagi informasi mengenai masalah kesehatan bayi dan balita. Ibu bisa bertanya kepada anggota forum. Barangkali anggota forum memiliki pengalaman yang bisa menjawab pertanyaan yang ibu ajukan.

Sekarang ini, sudah semakin terbuka dan mudah informasi yang bisa ibu dapatkan. Ibu tidak perlu sekolah di jurusan kebidanan jika hanya ingin sekedar tahu bagaimana mengatasi masalah kesehatan pada bayi. Tentu bidan lebih berkompeten. Namun, bukan berarti ibu yang tidak berasal dari background kesehatan tidak tahu bagaimana cara masalah keseahtan yang dialami oleh si kecil.

Untuk masalah yang sederhana, seharusnya ibu tahu bagaimana cara yang tepat untuk mengatasinya. Ibu harus tahu langkah apa saja yang harus dilakukan ketika anak sakit. Dan demam menjadi hal yang paling sering dialami oleh bayi lho bu. Oleh sebab itu, ibu harus catat dan hapalkan tindakan pertama yang perlu dilakukan untuk mengatasi demam pada bayi.Lan

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *