Tanda Awal Kehamilan yang Sering Membuat Wanita Was-Was

tanda awal kehamilan
Ibu dan Balita

Bukannya seharusnya senang jika ada tanda awal kehamilan? Tentu saja senang jika itu memang tanda-tanda kehamilan. Bagaimana jika ternyata bukan?

Untuk itulah setiap wanita yang sudah menikah dan ingin memiliki momongan harus mencatat semua yang terkait dengan tanda kehamilan. Jadi, mereka bisa tahu sendiri apakah mereka sedang hamil atau tidak.

Karena beberapa tanda awal sebuah kehamilan itu menyerupai gejala kurang sehat seperti mual, pusing, dan darah rendah.

Terlepas dari itu semua, mereka harus tahu beberapa tanda kehamilan yang sering membuat para ibu hamil was-was. Apa saja tanda yang dimaksud?

Keluar Bercak Darah

Pernah dengar seorang ibu hamil muda di mana usia kandungannya baru beberapa minggu sudah mengalami keguguran?

Hal tersebut sering disebabkan karena keluar bercak darah dari vagina. Hal ini ditandai adanya darah yang menempel pada celana dalam wanita.

Padahal, bercak darah tersebut juga menjadi salah satu tanda kehamilan lho. Lalu, bagaimana bisa membedakan hal tersebut?

Hal inilah yang sering membuat wanita was-was. Mungkin mereka sudah melihat adanya tanda-tanda awal kehamilan lainnya seperti mual dan muntah. Sehingga ketika keluar bercak darah dari vagina, mereka menjadi khawatir jangan-jangan itu juga tanda keguguran.

Itulah mengapa sangat penting bagi wanita hamil muda untuk selalu kontrok kondisi kesehatan dengan dokter kandungan atau bidan di sekitar rumah. Jika sudah dipastikan hamil dan keluar bercak darah, biasanya wanita hamil tersebut akan disarankan untuk tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat.

Karena dengan melakukan aktivitas berat, maka akan semakin deras darah yang keluar dari vagina. Dan hal tersebut berpotensi janin mengalami keguguran.

Sering Merasa Pusing

Sebenarnya wajar sekali seorang wanita hamil muda mengalami keluhan kesehatan seperti ini. Karena pusing yang dialami oleh seorang wanita hamil muda itu disebabkan oleh faktor hormonal.

Namun, jika pusing ini terlalu sering, maka bisa berakibat fatal terhadap kondisi kesehatan wanita hamil tersebut. Apalagi jika pusing tersebut berujung pingsan. Umumnya, hal ini dialami oleh wanita hamil yang menjadi wanita karir di mana beban pekerjaannya berat dan kondisi fisiknya tidak mampu.

Pusing tersebut awalnya disebabkan oleh kurang darah atau anemia. Masalah ini sering dialami oleh ibu hamil, entah hamil muda atau tua. Dan cara yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan juga minum susu ibu hamil.

Terjadi Kontraksi

Umumnya, kontraksi itu terjadi saat kehamilan sudah mencapai usia 3 bulan. Karena saat itulah bayi sudah bisa bergerak. Dan kontraksi yang paling sering terjadi ketika masa persalinan akan segera tiba.

Aneh jika kontraksi terjadi di awal kehamilan. Ada kemungkinan buruk yang bisa terjadi. Karena kontraksi bisa membuat janin lepas dari dinding rahim dan akhirnya terjadi keguguran.

Goncangan saja bisa membuat keguguran lantaran rahim belum begitu kuat. Apalagi kontraksi. Oleh sebab itu, setiap wanita hamil yang merasakan tanda seperti ini harus segera konsultasi dengan dokter kandungan. Akan lebih baik jika dilakukan pemeriksaan USG agar lebih jelas apa yang terjadi.

Memang tidak semua wanita hamil akan merasakan tanda-tanda kehamilan seperti yang telah dijelaskan di atas. Akan tetapi, kebanyakan wanita hamil merasakan hal tersebut. Dan terkadang jika muncul tanda-tanda tersebut, rasa was-was itu muncul.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *