Tanda Perkembangan Balita Siap Bersekolah

perkembangan balita
Ibu dan Balita

Perkembangan balita usia 3 tahun seharusnya sudah siap sehingga si kecil sudah bisa dimasukkan ke sekolah yaitu PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Pada usia tersebut, balita sudah mulai mengerti teman seusianya. Ia tidak lagi hanya senang berinterkasi dengan kedua orang tuanya saja.

Akan tetapi, tidak sedikit balita usia 3 tahun yang susah sekali untuk diajak masuk PAUD. Bahkan, ada juga balita yang menangis dan minta untuk diantarkan pulang ketika sudah sampai di PAUD. Itu artinya ada yang kurang tepat berkaitan dengan perkembangan balita.

Sebenarnya, pada usia 3 tahun, balita sudah bisa berinteraksi dengan orang lain. Bahkan, ia juga sudah bisa bermain dengan rekan sebayanya. Ia tidak lagi takut untuk berkenalan dengan orang baru. Setidaknya ia berani menyapa, bersalaman, dan berkenalan dengan orang yang baru pertama kali ia temui. Jika perkembangan balita seperti itu, maka ibu tidak perlu khawatir. Pasti ia dengan senang hati mau berangkat sekolah PAUD.

Lalu, bagaimana jika tidak mau? Ada beberapa hal yang perlu ibu lakukan agar si kecil siap untuk bersekolah.

Membelikan Peralatan Sekolah

Rasa kepemilikan balita itu sangat tinggi. Apalagi jika ia diberi benda baru yang menarik. Maka ia akan semakin senang dan ingin sekali memakainya.

Dalam hal ini, ibu bisa mencoba menarik minat si kecil untuk bersekolah dengan cara membelikan alat-alat sekolah mulai dari tas, buka, sepatu, dan bahkan sepeda kecil. Dengan demikian, ia akan semakin tertarik menggunakan alat-alat tersebut dan akhirnya ia mau sekolah.

Mengajak Teman Sebaya Ke Rumah

Pada dasarnya, bersosialisasi dengan rekan sebaya menjadi tanda yang paling penting dalam hal tumbuh kembang balita. Oleh sebab itu, ibu harus semakin sering mengajak anak tetangga untuk datang dan bermain di rumah. Dengan demikian, balita ibu akan merasakan asyiknya bermain dengan teman sebaya.

Jika si kecil merasakan hal tersebut, maka ia tidak akan menolak untuk bersekolah. Karena di sekolah ia akan bertemu dan bermain dengan teman-temannya.

Membelikan Buku Bacaan

Sekolah identik dengan buku. Walaupun saat masih di PAUD si kecil tidak akan diajarkan tentang membaca dan menulis, tapi buku identik sekali dengan sekolah, entah itu buku menggambar, buku mewarnai, dan buku bacaan warna-warni lainnya.

Untuk menarik minat si kecil untuk belajar di sekolah, ibu bisa membelikan buku bergambar dan berwarna-warni. Akan lebih baik ibu membacakan buku tersebut karena hal tersebut bisa sangat bagus sekali bagi perkembangan balita, terutama perkembangan otaknya.

Namun, yang paling penting, diharapkan ia semakin tertarik dengan buku. Ibu bisa memberikan pemahaman bahwa buku itu lebih banyak ada di sekolah. Dengan demikian, si kecil akan lebih mudah untuk diajak ke sekolah.

Bagi balita usia 3 tahun, sekolah merupakan tempat yang tepat agar ia belajar bersosialisasi dengan rekan sebayanya. PAUD tidak menjadi tempat untuk belajar membaca, menulis, apalagi berhitung. PAUD merupakan tempat untuk bersosialisasi karena perkembangan balita usia 3 tahun itu dikatakan baik jika ia sudah bisa bersosialisasi dengan lingkungan baru. Dan PAUD adalah tempat yang tepat.

Ibu bisa menerapkan tips tersebut di atas jika si kecil menolak diajak ke sekolah. Jangan memaksa. Yang perlu ibu lakukan adalah membangkitkan keinginan si kecil agar mau pergi ke sekolah. Jika ibu berhasil membuat si kecil suka bersekolah, itu tandanya ada loncatan yang bagus berkaitan dengan perkembangan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *