Tanda Psikologi Anak Terganggu yang Sudah Pasti Karena Gadget

psikologi anak
Ibu dan Balita

Akhir-akhir ini, banyak sekali kasus kenakalan remaja yang diberikan di berbagai media, entah media televisi, media cetak, maupun media online. Hal ini menjadi gambaran buruknya pengasuhan anak yang dilakukan oleh orang tua.

Mungkin berita yang ditayangkan merupakan kasus yang terungkap. Ada kemungkinan masih banyak lagi kasus yang melibatkan anak namun tidak tertangkap oleh pihak media.

Hal ini tentu menjadi keprihatinan ibu sebagai orang tua. Dalam lubuh hati yang paling dalam, ibu pasti mendoakan agar anak ibu tidak tumbuh menjadi remaja yang nakal.

Setidaknya ibu bisa melakukan langkah antisipasi. Salah satunya adalah menjauhkan anak dari pengaruh buruk gadget. Ada dampak yang tidak baik yang ditimbulkan dari gadget terhadap psikologi anak.

Berikut ini beberapa dampak buruk yang sangat mungkin disebabkan oleh gadget.

Perilaku Curang

Aneh sekali jika generasi sekarang justru kalah dengan generasi yang dahulu. Padahal, generasi sekarang sudah difasilitasi dengan berbagai teknologi yang mempermudah mereka untuk memperkaya wawasan dan ilmu. Lihat saja ada internet di mana anak bisa mendapatkan hampir semua informasi atau ilmu yang ia ingin dapatkan. Belum lagi dengan teknologi lain yang menunjang kreativitas dan bakat mereka.

Akan tetapi, kenapa justru dengan adanya teknologi ini generasi zaman sekarang sepertinya kalah jauh dengan generasi terdahulu? Bukankah seharusnya mereka melompat lebih jauh ke depan karena teknologi mempermudah mereka mencari ilmu?

Logikanya seharusnya memang seperti itu. Sayangnya, kenyataannya berkebalikan. Justru mereka sangat tergantung dengan teknologi. Mereka menganggap apapun bisa mereka lakukan dengan teknologi, tak terkecuali berbuat curang saat mengerjakan ulangan. Mereka tidak perlu belajar karena jawaban bisa didapatkan jika ditangan ada gadget.

Jadi, ketergantungan inilah yang menjadi titik awal menurunkan kualitas generasi saat ini. Dan ketergantungan dengan teknologi terutama gadget ini yang membuat banyak anak berbuat curang.

Malas Membaca dan Menulis

Coba ibu lihat. Orang pintar pada zaman dahulu kebanyakan adalah orang yang suka membaca dan menulis. Sayangnya, anak zaman sekarang menjadikan kebiasaan membaca dan menulis sebagai kegiatan yang sangat membosankan. Jangan membaca literature yang berbeda. Membaca buku mata pelajarannya sendiri saja tidak pernah kecuali jika ditugaskan oleh guru.

Jelas sekali gadget berpengaruh terhadap rendahnya minat baca dan tulis anak. Mereka lebih suka menghabiskan waktu dengan gadget mereka entah untuk sekedar browsing, membuka social media, atau bermain game. Kegiatan tersebut jelas lebih menyenangkan untuk mereka daripada membaca dan menulis.

Sulit Fokus

Apakah ibu sering meminta anak ibu melakukan sesuatu tapi tidak bisa ia kerjakan dengan baik padahal apa yang ibu minta lakukan tersebut sangat sederhana dan mudah? Jika hal tersebut sering terjadi, maka anak ibu mungkin saja memiliki masalah dengan fokus. Ia sulit fokus mengerjakan satu pekerjaan sederhana sekalipun.

Hal ini bisa disebabkan pikirannya penuh dengan permainan di dalam gadget. Ia selalu terburu mengerjakan apapun terutama PR hanya karena ingin segera bermain gadget. Hasilnya, tugas atau PR nya tidak dikerjakan dengan sebaik mungkin.

Beberapa masalah psikologi tersebut di atas tidak boleh disepelekan. Ingat anak ibu masih kecil. Memori anak kecil sangat tajam sehingga apa yang ia sering lakukan mempengaruhi kepribadiannya ketika dewasa nanti.

Tentunya ibu ingin melihat anak ibu tumbuh baik, bukan? Jika ya, maka jauihkan si kecil dari gadget. Atau setidaknya ibu membatasi penggunaan gadget untuk si kecil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *