Tanda-Tanda Yang Terlihat Ketika Bayi Mengalami Demam Berdarah

Demam Berdarah, penyakit balita
www.friso.co.id

Penyakit demam berdarah bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali. Dan ini yang perlu diantisipasi.

Bayi belum bisa mengungkapkan apa yang ia rasakan. Maka, ibu lah yang bertugas untuk mengenal dan mengetahui apakah bayi mengalami demam biasa atau demam berdarah.

Jika ia mengalami demam biasa, cara penyembuhannya tergolong mudah. Cukup dengan memberikan lebih banyak ASI saja. Namun, berbeda jika bayi mengalami demam berdarah.

Tanda Demam Berdarah Pada Bayi

Layaknya demam berdarah yang dialami oleh orang dewasa, bayi pun akan mengalami panas yang sangat tinggi. Namun, tidak itu saja yang bisa dijadikan tanda bayi terkena demam berdarah.

Suhu yang tinggi ini biasanya diikuti dengan 4 tanda berikut ini.

  1. Bentuk Dan Warna BAB

Ibu bisa lihat bagaimana warna kotoran si kecil ketika BAB. Jika berwarna sedikit kemerah-merahan atau kekuning-kuningan, itu artinya tidak ada yang perlu ibu khawatirkan.

Lain hal warna BAB si kecil kehitam-hitaman dan bentuknya seperti tar. Maka, besar kemungkinan si kecil terkena demam berdarah.

  1. Ada Bercak Merah

Tanda lain bayi terkena demam berdarah adalah ketika munculnya bercak merah pada kulit. Bercak merah ini disebabkan juga oleh suhu tubuh si kecil yang begitu tinggi.

Hal ini terkait dengan bocornya darah yang diakibatkan pembesaran kapiler. Ada sedikit darah yang keluar sehingga terlihat seperti bercak merah.

  1. Syok

Bayi yang terkena demam berdarah akan mengalami syok. Sayangnya, syok ini tidak bisa dilihat secara kasat mata. Harus ada pengecekan yang dilakukan oleh dokter.

Syok pada bayi ini bisa diketahui dengan cara memeriksakan tekanan darah bayi. Bayi dikatakan mengalami syok jika tekanan darah naik turun begitu cepat.

  1. Muntah Darah

Dari sekian banyak tanda demam berdarah pada bayi, sudah bisa dipastikan si kecil positif mengalami DBD jika ia muntah darah. Ibu segera bawa saja si kecil ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.

Mengantisipasi Demam Berdarah

Harus dipahami bawasannya demam berdarah merupakan salah satu penyakit mematikan. Banyak sekali pasien DBD yang akhirnya nyawa mereka tidak bisa diselamatkan. Itulah mengapa pemerintah dan juga instansi kesehatan mengkampanyekan pencegahan demam berdarah, terutama pada bayi.

Menjaga kebersihan lingkungan menjadi hal yang paling utama. Hal ini disebabkan DBD disebarkan melalui gigitan nyamuk yang biasanya berkembang di tempat yang kumuh.

Namun, ada hal lain yang tak kalah penting untuk ibu lakukan, yaitu meningkatkan kekebalan tubuh anak. Jika sistem kekebalan tubuh anak sangat kuat, maka virus atau bakteri apapun yang bisa menjadi penyebab penyakit akan dilawan. Dan bayi tidak akan mudah sakit.

Cara yang paling mudah untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi adalah dengan memberikan ASI. Bahkan, kabarnya, bayi yang mendapatkan ASI eksklusif akan memiliki kekelaban tubuh yang lebih kuat dibandingkan bayi yang tidak mendapatkan ASI. Dan ini terjadi bukan hanya ketika bayi saja tapi ketika dewasa nanti.

Baru kemudian ketika sudah balita, sang buah hati bisa mendapatkan asupan nutrisi tambahan seperti multivitamin tambahan dan juga susu balita terbaik Friso. Dengan cara ini, kekebalan tubuh semakin kuat dan si kecil tidak akan mudah sakit.

Perkembangan anak tidak hanya dipengaruhi oleh otak dan juga stimulus dari luar. Kesehatan yang buruk juga tak kalah penting. Untuk itu, sudah seharusnya ibu menjaga agar si kecil tidak mudah sakit agar perkembangannya lebih optimal.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *