Tetap Bisa Mudik Tanpa Mengkhawatirkan Perkembangan Janin

perkembangan janin
Ibu dan Balita

Lebaran tinggal sebentar lagi. Apakah ibu tetap merencanakan untuk mudik meskipun dalam keadaan hamil? Ibu mungkin khawatir jika ada hal yang tidak dinginkan berkaitan dengan perkembangan janin saat ibu memutuskan untuk mudik. Itu pula yang menjadi kekhawatiran banyak ibu hamil lainnya.

Asal ibu tidak dalam masa kehamilan tua, ibu bisa kok mudik. Dan itu tidak akan mengganggu perkembangan bayi di dalam kandungan jika ibu tahu apa yang harus ibu lakukan ketika mudik.

Berikut ini beberapa tips yang bisa ibu terapkan saat mudik.

  1. Duduk Di Kursi Mobil Bagian Tengah

Jika ibu mudik dengan suami menggunakan kendaan pribadi, sebaiknya ibu tidak duduk di depan. Ibu bisa duduk di bagian belakang yang tidak langsung berada di atas roda. Hal ini diperlukan agar ibu bisa meminimalisir guncangan. Karena jika ibu duduk tepat di atas roda, maka guncangan semakin terasa terutama ketika jalannya tidak bagus.

  1. Sering Berhenti

Memang sedikit merepotkan jika ibu mudik dalam keadaan hamil. Selain harus ekstra hati-hati, ibu juga disarankan untuk sering berhenti. Tentu saja ini akan memakan waktu. Waktu mudik akan semakin lama. Akan tetapi, sering berhenti diperlukan.

Ibu bisa mencari tempat beristirahat yang ada kamar mandinya. Ibu bisa buang air kecil agar tidak terkena infeksi pada kandung kemih. Pasti ibu akan lebih sering merasa ingin buang air kecil saat hamil, bukan?

Selain itu, ibu juga perlu merenggangkan otot-otot yang kencang. Hal ini dibutuhkan agar ibu tidak merasa lelah yang akhirnya bisa membahayakan perkembangan bayi yang ibu kandung.

Jika perjalanan mudik ibu sangat panjang dan lama, sebaiknya ibu berhenti dan istirahat setiap 5 atau 6 jam.

  1. Taruh Bantal Pada Punggung

Ibu akan merasa cepat lelah jika melakukan perjalanan mudik dalam keadaan hamil. Untuk mengurangi rasa lelah tersebut, ibu harus siapkan bantal dari rumah. Bantal tersebut diperlukan untuk mengganjal bagian punggung ibu agar tidak mudah merasa lelah.

  1. Memasang seat belt yang Tepat

Meskipun ibu sedang mengandung dan perut semakin membesar, tetap saja ibu harus mengenakan seat belt. Tujuannya untuk keselamatan ketika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Namun, karena perut semakin membesar, ibu harus tahu bagaimana menggunakan seat belt yang tepat. Pastikan seat belt ibu berada di paha dan pinggul, tepat melewati perut bagian bawah, bukan di atas perut. Hal ini diperlukan agar perut tidak tertekan yang akhirnya berakibat buruk terhadap perkembangan bayi di dalam kandungan.

  1. Membawa Cemilan

Mungkin ibu mudik pada saat masih dalam bulan puasa. Sebenarnya ibu boleh saja puasa. Hanya saja, karena dalam keadaan mudik, ibu tidak perlu berpuasa jika merasa sangat berat.

Bawalah cemilan yang mengenyangkan. Karena orang yang sedang dalam perjalanan lebih cepat merasa lapar. Cemilan bisa ibu makan ketika dalam keadaan darurat seperti macet sehingga tidak memungkinan untuk berhenti di tempat makan.

Itulah beberapa tips mudik bagi ibu hamil yang bisa ibu terapkan. Jadi, ibu tetap bisa bersilaturahmi dengan keluarga di tempat tinggal asal tanpa mengkhawatirkan kondisi janin yang ibu kandung.

Yang pasti, ibu harus harus ekstra hati-hati. Suami yang mengendarai mobil sebaiknya juga tidak perlu ngebut. Keselamatan hal yang paling utama. Jadi, hati-hati dalam perjalanan mudik dan terapkan tips tersebut di atas agar ibu dan janin tetap sehat.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *