Tidur Siang yang Cukup untuk Kebaikan Perkembangan Balita

Perkembangan Balita
Ibu & Balita

Perkembangan balita bisa terganggu jika ia tidak memiliki waktu istirahat yang cukup. Sebagai orang tua yang baik, ibu harus tahu kapan waktunya si kecil harus istirahat dan kapan ia harus beraktivitas.

Sayangnya, banyak orang tua yang tidak menghiraukan hal ini. Mereka hanya mengikuti ritme yang dibuat olah si kecil. Yang benar harusnya sebaliknya. Ibu lah yang harus menciptakan ritme atau kegiatan setiap hari sang buah hati karena ibu yang tahu apa yang terbaik untuk tumbuh kembang balita.

Yang dimaksud istirahat di sini adalah tidur. Lalu, apakah ibu tahu berapa lama tidur yang baik untuk si kecil? Apakah ia harus tidur siang? Untuk mengetahui jawabannya, ibu bisa baca ulasan berikut ini.

Tidur Siang dan Manfaatnya untuk Perkembangan Balita

Sebelum membahas lebih dalam seputar manfaat tidur siang, ibu harus tahu terlebih dahulu berapa lama waktu istirahat atau tidur balita setiap hari. Menurut dokter anak, sebaiknya balita usia 1-3 tahun setidaknya tidur 10-13 jam setiap hari. Jadi, ia bisa tidur di siang hari selama 2 jam dan di malam hari 10-11 jam.

Apakah selama ini balita ibu sudah terbiasa tidur setidaknya 2 jam di siang hari? Jika belum, ibu perlu membiasakan agar si kecil tidur siang hari setidaknya 1-2 jam.

Apakah tidur siang mempengaruhi perkembangan balita? Tentu saja. Ada beberapa manfaat yang langsung bisa dirasakan oleh si kecil jika ia terbiasa tidur siang. Salah satunya adalah ia akan bugar dan aktif setiap hari.

Saat usia si kecil mencapai 1-3 tahun, ia akan tumbuh menjadi anak yang semakin aktif. Memberikan kalori yang cukup saja tidak bisa membuatnya selalu aktif setiap hari. Ibu juga harus memastikan si kecil cukup tidur siang. Karena dengan tidur siang, ia akan menemukan tenaganya kembali sehingga ia bisa bugar dan aktif kembali.

Selain itu, tidur siang juga baik agar si kecil bisa mengontrol suasana hati. Banyak sekali balita yang sering rewel terutama di malam hari ketika ia akan tidur. Tahukah ibu kenapa? Kemungkinan besar ia kelelahan atau juga suasana hatinya tidak baik. Karena ia aktif dan tidak istirahat di siang hari, maka ia merasa lelah dan hal tersebut mempengaruhi suasana hatinya.

Tentu saja hal ini tidak baik jika dibiarkan terus menerus. Membiarkan si kecil sering merasa sedih akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan balita. Oleh karena itu, ibu sebaiknya mengajak si kecil untuk tidur siang 1 hingga 2 jam setiap hari. Kegiatan ini akan membuat si kecil memiliki suasana hati yang riang karena tidak terlalu kelelahan dengan aktivitas di siang hari.

Si Kecil Susah Diajak Tidur Siang

Mungkin hal ini yang akan ibu hadapi, yaitu balita ibu tidak mau tidur siang. Apalagi jika ia mendapatkan permainan baru yang sangat ia sukai, maka susah sekali bagi balita ibu untuk berhenti bermain.

Untuk mengatasi masalah tersebut, ibu bisa menerapkan tips-tips agar si kecil mau tidur siang. Atur jadwal pemberian makan siang karena biasanya balita akan lelah dan terlelap jika ia sudah kenyang. Selain itu, ibu juga harus sedikit demi sedikit mengajarkan agar si kecil mengetahui jadwal kapan harus tidur siang dan kapan harus beraktivitas.

Yang pasti, tidur siang bagi balita itu sangat penting. Istirahat siang akan membuatnya bugar kembali dan suasana hatinya akan riang gembira kembali. Lebih jauh lagi, kebisaan tidur siang akan membuat perkembangan balita baik.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *