Tips Kesehatan Anak Agar Tetap Kuat Ketika Puasa

tips kesehatan anak puasa
www.friso.co.id

Ketika anak berpuasa, umumnya ia terlihat lemas dan tidak bersemangat. Walau demikian, bukan berarti anak-anak tidak boleh berpuasa. Orangtua bisa mulai mengajarkan puasa secara bertahap. Misalnya saja puasa sampai jam makan siang, kemudian dilanjutkan hingga azan magrib berkumandang. Apabila anak sudah menjalankan puasa secara penuh maka Anda juga harus memperhatikan tips kesehatan anak saat puasa. Ketika puasa anak  tetap mebutuhkan asupan nutrisi secara optimal dan beraktivitas seperti hari biasa. Berikut ini beberapa tips agar anak tetap fit selama berpuasa:

– Ketika sahur, pilihlah menu seperti makanan yang mengandung serat seperti sayuran dan buah-buahan dan mempunyai  indeks glikemik rendah yang bisa mempertahankan kadar gula darah stabil lebih lama dalam darah seperti jenis karbohidrat , misalnya saja oatmeal atau mengganti beras putih dengan beras merah.

– Biasakan anak meminum air putih ketika sahur agar  tidak dehidrasi saat berpuasa.

– Usahakan selalu ada menu berkuah , misalnya saja sup untuk menambah asupan cairan.

– Hindari makanan pedas, minuman bersoda yang dapat menaikkan kadar asam lambung dan membuat anak terkena sakit maag serta hindari makanan yang terlalu asin dan mengandung bumbu penyedap rasa karena bisa  meningkatkan rasa haus.

-Walau sahur berguna sebagai penopang dalam menjalankan puasa, namun usahakan supaya anak tidak makan berlebihan agar ia tidak kembung dan terlalu kenyang.

Tips Kesehatan Si Kecil Dalam Menjaga Tubuh Agar Selalu Segar Saat Puasa

Bulan Ramadhan sudah  tiba, seluruh keluarga akan berpuasa, termasuk anak-anak. Sebagai orang tua, melatih anak berpuasa sangat penting sebagai pembelajaran beragama sejak dini. Di sisi lain, orang tua juga cemas dengan kebutuhan nutrisi anak yang sedang masa pertumbuhan. Jangan berkecil hati, dengan pola makan sahur dan buka puasa yang baik, anak tetap tercukupi kebutuhan nutrisinya.

Melatih anak berpuasa sejak dini sangat baik. Ini akan menjadi bekal kedepan agar anak terbiasa menjalankan ibadah puasa. Berikan pengertian manfaat berpuasa. Tanamkan di dalam jiwa anak bahwa berpuasa merupakan  ibadah yang wajib dilakukan. Berikan motivasi dengan cara yang menyenangkan. Dengan cara ini, anak biasanya dengan senang hati menjalankan ibadah puasa karena telah faham maksud dan tujuan berpuasa.

Waktu makan anak berbeda dengan orang dewasa. Anak sebaiknya menggunakan pola menu makan tiga kali makan besar dan tiga kali makan kecil atau selingan. Susu sebagai sumber protein diberikan sebanyak dua hingga tiga kali atau disesuaikan dengan usia atau asupan makanan lain sumber protein. Pada saat berpuasa, pola makan ini berubah menjadi dua kali waktu makan, yaitu saat berbuka puasa dan sahur. Perbedaan waktu makan yang biasanya tiga kali menjadi dua kali tentu sulit dilakukan.

Awalnya anak tidak perlu dipaksakan puasa sehari penuh. Seiring bertambahnya usia, anak akan terbiasa dan bisa menjalankan puasa sesuai ketentuannya, yaitu dari waktu sahur hingga berbuka tiba.  Pada prinsipnya pedoman menu untuk anak saat berpuasa sama dengan hari-hari biasa, yaitu berpedoman dengan pola makan dengan menu seimbang. Pola menu seimbang, yaitu menu yang memperhatikan kebutuhan gizi, baik karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak. Kalori sebagai sumber energi untuk aktivitas, dan metabolisme basal. Protein untuk pertumbuhan, vitamin serta mineral sebagai pembangun dan pemelihara kesehatan.

Tips Kesehatan Anak Tentang Pola Makan Saat Sahur

Pergantian pola makan, terutama saat makan saur menjadi saat yang sulit bagi anak. Dibangunkan dini hari saat anak sedang terlelap tidur tentu bukan hal yang mudah. Bangunkan anak dengan perlahan agar anak tidak kaget saat terjaga. Katakan pada anak, bahwa saat sahur telah tiba, karena besok harus berpuasa. Setelah anak membersihkan diri, ajak anak makan dengan suasana yang menyenangkan. Berikan makanan kesukaan anak, caranya dengan mengajak anak memilih menu sahur dan berbuka dengan makanan kesukaan. Dengan cara ini anak akan merasa lebih bersemangat dan bertanggung jawab dengan makanan pilihannya.

Jangan lupa variasikan menu dengan makanan yang beragam dan mengandung unsur gizi lengkap sesuai kebutuhan gizi anak. Pastian anak cukup akan asupan air. Apalagi jika siangnya anak harus melakukan aktifitas seperti sekolah dan bermain. Dengan cukup asupan air saat sahur dan berbuka, maka anak akan terhindar dari dehidrasi. Selain air putih, asupan cairan juga bisa diberikan dalam bentuk jus buah. Jus buah sangat baik menjaga kesehatan anak, karena selain cairan, di dalam jus buah juga terkandung vitamin dan mineral yang dapat menjaga kesehatan tubuh. Serat di dalam buah juga bersifat mengenyangkan sehingga dapat menahan rasa lapar di saat berpuasa. Jangan lupa berikan juga cairan dalam bentuk susu.

Susu sangat penting dikonsumsi saat berpuasa. Selain memberikan cairan tubuh, di dalam susu juga mengandung nutrisi yang lengkap, seperti protein, kalori, lemak, vitamin, dan mineral esensial yang diperlukan anak di masa pertumbuhan. Dengan minum susu, asupan nutrisi anak menjadi semakin lengkap dan menutupi kemungkinan kekurangan asupan gizi dari berkurangnya jumlah waktu makan.

Setelah seharian berpuasa, saat berbuka tentu waktu yang sangat dinantikan anak. Namun jangan biasakan mengawali berbuka puasa dengan langsung mengonsumsi makanan berat. Setelah seharian berpuasa, pencernaan seperti lambung dalam kondisi kosong itulah mengapa sangat perlu untuk mengetahui tips kesehatan anak saat berpuasa. Jangan memberikan makanan berbuka yang terlalu asam atau berbumbu pedas karena dapat menggangu pencernaan anak, seperti sakit perut atau diare. Awali berbuka dengan kudapan manis yang bergizi. Seperti kolak pisang, jus buah, buah kurma, puding buah atau susu yang mengandung gula. Makanan manis yang mengandung gula akan cepat mengembalikan energi anak sehingga anak tidak lagi merasa lapar dan lemas.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *