Tubuhnya Mengecil, Apa Itu Tandanya Tumbuh Kembang Balita Terganggu

Tumbuh Kembang Balita
Friso Indonesia

Tumbuh kembang balita baik atau tidak bisa dilihat dari berat badannya. Bisa dikatakan berat badan balita itu salah satu tanda bagaimana perkembangannya. Lalu, bagaimana jika balita ibu terlihat semakin kurus atau kecil. Apakah itu tanda ada yang hal mengkhawatirkan dari perkembangannya?

Kesannya Tubuh Mengecil

Mungkin ibu harus jawab dulu pertanyaan ini. Apakah ibu yakin kalau berat badan balita turun? Atau hanya kesannya saja bahwa tubuhnya mengecil sehingga kelihatannya berat badannya turun?

Ada perbedaan antara berat badan turun dan kesannya atau kelihatannya kurus. Kebanyakan ibu melihat ketika balita sudah semakin dewasa tubuhnya tidak segemuk ketika masih bayi. Hal ini sangat umum terjadi. Pada saat bayi, tubuh si kecil mungkin kelihatan gendut. Pada usia 1-2 tahun, tubuhnya sedikit lebih kurus namun masih chubby. Bisa jadi pada usia 3 tahun, ia akan terlihat kurus.

Nah, apakah ibu melihatnya kurus atau memang berat badannya turun? Untuk menentukan apakah ada hambatan dalam tumbuh kembang balita, bukan kesan yang menjadi acuan tapi berat badan. Sayangnya, kebanyakan ibu mengatakan tubuh balita mengecil itu karena kesan, bukan memang berat badannya yang turun.

Harus dipahami bahwa ketika balita usia 3 tahun, ia akan tumbuh lebih tinggi. Inilah yang menyebabkan kesannya tubuh si kecil mengecil. Padahal, tidak ada masalah dengan berat badannya. Tubuhnya memang kelihatan mengecil karena ia tumbuh tinggi.

Mungkin ini pula yang terjadi pada balita ibu. Si kecil terlihat lebih tinggi sehingga terlihat lebih kecil. Coba lihat lagi dan jika perlu ibu menimbang lagi berat badan si kecil. Jika berat badannya masih dalam keadaan normal, maka ibu tidak perlu khawatir dengan tumbuh kembang balita.

Anak Perempuan Terlihat Lebih Tinggi daripada Laki-Laki

Ada satu hal lagi yang perlu ibu ketahui juga, yaitu perbedaan perkembangan balita berjenis kelamin laki-laki dengan perempuan. Jika ibu memiliki anak laki-laki yang jika dibandingkan dengan balita perempuan seumuran, mungkin saja anak ibu akan terlihat lebih kecil dan lebih pendek. Apakah itu artinya ada masalah dengan tumbuh kembang balita?

Ternyata, secara umum perkembangan fisik balita laki-laki itu lebih terlambat dibandingkan dengan perkembangan fisik balita perempuan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan produksi hormon di dalam tubuh mereka. Selain itu, perkembangan kecerdasan balita perempuan juga lebih cepat daripada balita laki-laki.

Jadi, ibu tidak perlu khawatir jika balita laki-laki ibu kelihatannya lebih lambat. Saat dewasa nanti, yang terjadi justru sebaliknya. Anak laki-laki akan tumbuh lebih tinggi dan perkembangan otaknya lebih baik daripada anak perempuan. Yang jelas, ibu tidak perlu khawatir dengan tumbuh kembang balita.

Memang sangat wajar jika seorang ibu merasa khawatir terhadap perkembangan sang buah hati jika terjadi hal yang kelihatannya bermasalah, terutama seputar fisik dan berat badan balita. Namun, setelah penjelasan tersebut di atas, setidaknya ibu lebih tahu lebih banyak hal terkait dengan perkembangan balita.

Asalkan selama ini ibu sudah memberikan menu makanan yang bergizi serta memberikan stimulus yang baik untuk tumbuh kembangnya, maka ibu tidak perlu terlalu khawatir. Pastikan ibu selalu memberikan menu makanan yang tinggi nutrisi untuk perkembangan sang buah hati. Cari tahu segala hal seperti permainan yang baik untuk mengoptimalkan tumbuh kembang balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *