Yang Bisa Ibu Lakukan Sebelum Memberikan Obat Diare Anak

 

obat diare anak
Ibu & Balita

Ibu pasti setuju jika anak-anak sebaiknya tidak diberi obat kimiawi ketika terkena penyakit. Apalagi jika penyakit tersebut merupakan penyakit ringan.

Namun, bagaimana jika penyakit tersebut tidak kunjung bisa disembuhkan? Kebanyakan orang tua akan langsung memberikan obat yang mereka beli dari apotek.

Tentu sah-sah saja. Panik yang disebabkan lamanya penyakit menyerang sang buah hati membuat orang tua akhirnya memilih jalan terakhir, yaitu memberikan obat yang mengandung bahan kimiawi.

Apakah ibu tahu apa yang sebaiknya ibu lakukan jika anak diare sebelum akhirnya memberikan obat diare anak? Jika ibu belum tahu, sebaiknya catat tindakan apa saja yang perlu ibu lakukan jika anak terkena diare.

Memberikan Lebih Banyak Air Putih

Ibu harus tahu ketika akan diare, maka ia kehilangan banyak sekali cairan. Dan jika ia kekurangan cairan di dalam tubuh, maka ia akan lemas dan tidak bersemangat untuk beraktivitas.

Untuk menghindarkan anak kekurangan cairan, ibu perlu memberikan air putih dalam jumlah yang banyak. Air putih tersebut akan mengganti cairan yang keluar ketika buang air besar.

Membuat Oralit Sendiri Di Rumah

Selain memberikan air putih dalam jumlah yang banyak, ibu juga perlu memberikan oralit. Tujuannya sama, yaitu agar cairan di dalam tubuh yang hilang bisa digantikan dengan oralit tersebut.

Ibu tahu bagaimana cara membuat oralit? Caranya sangat mudah. Cukup siapkan satu gelas air putih. Campurkan pada air putih tersebut gula dan garam. Pastikan garamnya jauh lebih sedikit daripada gula agar air tidak terasa terlalu asin. Aduk hingga rata dan minumkan kepada si kecil.

Tentu anak akan menolak karena rasanya yang kurang enak. Akan tetapi, ibu harus memberikan pengertian bawasannya ia akan lebih baik dan tidak merasa sakit lagi karena diare jika mau minum oralit tersebut.

Memberikan Roti

Kenapa harus roti? Karena roti akan memberikan energi kepada si kecil. Gandum yang terkandung di dalam roti merupakan sumber energi agar si kecil tidak lemas dan agar ia mendapatkan semangatnya kembali untuk beraktivitas.

Selain itu, roti juga akan membuat diare lambat laun akan reda. Karena roti tidak mengandung cairan yang justru bisa memperparah diare yang dialamiĀ  oleh anak ibu.

Oleh sebab itu, sebenarnya tidak disarankan jika ibu memberikan buah-buahan yang terlalu banyak kepada si kecil, apalagi buah tersebut mengandung banyak air.

Menjaga Kehigienisan

Ibu tahu apa faktor yang paling sering menyebabkan anak mengalami diare? Yaitu bakteri. Dan bagaimana bakteri bisa masuk ke dalam tubuh? Ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Akan tetapi, bukan tidak mungkin bakteri tersebut masuk melalui makanan. Makanan yang ibu sajikan di atas piring yang tidak higienis membuat bakteri ikut masuk ke dalam tubuh dan anak mengalami diare.

Dan percuma saja jika ibu memberikan obat diare untuk anak. Apapun obat yang ibu berikan maka hal tersebut akan sia-sia jika ibu tetap menggunakan alat makan yang tidak higienis. Ketika bakteri di dalam perut sudah berhasil di basmi, maka muncul lagi bakteri baru yang baru masuk melalui tempat makan yang tidak higienis tersebut.

Beberapa hal tersebut bisa ibu lakukan sebelum akhirnya memberikan obat untuk mengatasi diare pada anak. Namun, jika tidak ada perubahan setelah ibu melakukan hal tersebut selama 3 hari, atau bahkan keadaannya lebih parah, ibu bisa memberikan obat diare untuk anak yang bisa ibu beli di apotek terdekat.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *