Yuk, Kenali Manfaat Bermain Game bagi Anak

manfaat bermain bagi anak
Source: http://www.theglobeandmail.com

 

Ada beberapa tipe orangtua ketika anaknya main game. Tipe pertama, sangat melarang. Tipe kedua, perbolehkan saja agar tidak berisik. Tipe ketiga, boleh asal tidak berlebihan. Anda termasuk tipe yang mana Bunda? Ketiga tipe tersebut tidak salah karena punya sisi positif dan negatif masing-masing. Sebaiknya, sebelum memperbolehkan atau melarang anak bermain game, kenali dahulu manfaat bermain game.

Meningkatkan keterampilan membangun strategi

Game mengajarkan anak untuk berpikir mengenai menaklukkan lawan ataupun sekedar mencapai target (jika tidak ada lawan). Mereka dituntut untuk berpikir kreatif dalam merencanakan serta mengeksekusi rencana tersebut agar target tercapai. Hal ini membantu otak anak lebih mampu menyusun strategi yang berguna untuk menyesaikan masalah dalam kehidupan nyata.

Mengajarkan komunikasi dan kerja sama tim

Banyak orangtua yang takut membiarkan anaknya main game dengan alasan “nanti anakku jadi anti sosial, tidak mampu bicara dengan orang lain”. Bunda, ada banyak game yang melibatkan banyak pemain bekerja sama dalam sebuah tim untuk mengalahkan tim lain. Jika ingin sukses dan menang, anak-anak dituntut untuk memahami konsep kerja sama tim. Tentunya dalam tim tersebut bukan hanya diisi oleh orang-orang berpola pikir dan keperibadian yang sama dengan anak Anda, sehingga anak belajar untuk menyesuaikan diri dengan keadaan dan menangani hal-hal yang tidak diinginkan jika terjadi perselisihan. Untuk mencapai tujuan, komunikasi dan kerja sama tim sangatlah penting.

Memperbaiki mood dan menghilangkan stres

Stres tidak hanya dialami oleh orang tua, tetapi juga anak-anak. Kebanyakan orang tua sering menaruh beban bagi anak dengan menaruh harapan dan tuntutan yang sebenarnya anak-anak mereka tidak suka. Bermain game dapat meringankan beban anak karena meningkatkan perasaan senang dan bahagia. Namun, batasilah waktu anak bermain game karena berpotensi untuk menjadi candu bagi anak. Biarkan anak-anak Anda untuk bermain game, tapi jangan lupa mengingatkan mereka untuk berhenti.

Memperbanyak teman

Anak-anak biasanya akan bermain game secara bersama-sama dengan teman-temannya. Banyak jalinan pertemanan anak dibangun karena memiliki ketertarikan yang sama dalam bermain game. Jika anak Anda bermain game online, lingkup pertemanan anak Anda dapat semakin luas karena memungkinkan anak bermain dan berkomunikasi dengan pemain lain di seluruh dunia.

Mengajarkan ilmu akademis

Game dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar. Ada banyak permainan yang membantu untuk mengajarkan matematika, sains, bahasa Inggris, membaca, dan mata pelajaran lainnya dengan konsep menarik dan interaktif. Tentunya, anak akan lebih tertarik untuk belajar dengan bermain game daripada melakukan aktivitas belajar tradisional.

Melatih kemampuan berbahasa inggris

Salah satu jenis permainan yang cukup populer di kalangan anak-anak adalah game online. Kebanyakan permainan ini dibuat oleh perusahaan luar negeri yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama. Saat memainkan game tersebut, anak secara tak langsung diharuskan untuk menguasai bahasa Inggris untuk membaca perintah maupun berkomunikasi dengan pemain lain.

Mengajarkan membaca

Bagi anak yang belum lancar membaca, game dapat menjadi sarana untuk belajar membaca. Banyak game bersifat edukasi dan dapat membantu anak untuk belajar dengan cara yang lebih asyik. Selain itu, saat bermain anak juga diharuskan membaca setiap perintah yang diberikan oleh tokoh game dan narator game. Maka, secara tak langsung anak bisa belajar membaca dan mengeja.

Meningkatkan rasa sportivitas, adil, dan pantang menyerah

Sportivitas dan adil (fair play) merupakan nilai-nilai yang umum dikembangkan dalam olahraga dan organisasi. Game secara tidak langsung menawarkan anak Anda nilai-nilai ini, terutama saat bersaing satu sama lain. Jika anak kalah dari pesaingnya, maka akan memicu anak untuk mencoba kembali untuk menang.

Sudah tahu manfaat bermain game bagi anak Anda bukan Bunda? Ayo pikirkan kembali keputusan Anda dalam melarang maupun memperbolehkan anak bermain game agar kehidupan anak lebih seimbang.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *